bisnis modal rakyat hasil ningrat

"Alloh tidak akan merubah nasib suatu kaum,, jika kaum nya itu sendiri tidak mau merubah nasib nya dengan tangannya sendiri"

LightBlog

Breaking

Rabu, 05 April 2017

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan alah satu bentuk infeksi hati serius yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Dalam beberapa kasus, penyebab hepatitis B ini menjadikan infeksi yang bisa saja menjadi kronis dan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama yaitu hingga 6 bulan. Hal ini dapat juga meningkatkan resiko berbagai macam komplikasi seperti gagal hati, kanker hati, maupun gejala sirosis hati yaitu suatu kondisi yang dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut pada penderita.

hepatitis b


Kebanyakan penderita hepatitis B akan mengalami kepulihan sepenuhnya pada saat ia dewasa, meskipun ia memiliki tanda-tanda atau gejala infeksi yang cukup parah. 

Tanda-tanda atau gejala yang dapat menandai infeksi ini antara lain adalah :
  • Timbulnya sakit perut
  • Urine berwarna gelap
  • Demam
  • Timbulnya rasa nyeri pada sendi
  • Kehilangan selera makan
  • Mual dan muntah
  • Kelemahan dan kelelahan
  • Jaundice (menguningnya kulit dan mata)

Virus hepatitis B (HBV) dapat ditularkan melalui darah, air mani, maupun cairan tubuh lainnya. Adapun cara penularannya antara lain adalah :
Kontak seksual, yaitu jika seseorang melakukan hubungan seksual dengan dengan penderita hepatitis B tanpa menggunakan pelindung (kondom) yang dapat mengakibatkan darah, air liur, air mani, maupun cairan vagina memasuki tubuhnya.
Penggunaan jarum suntik, Jarum suntuk yang digunakan sama-sama dengan orang yang telah terinveksi virus HBV juga dapat meningkatkan resiko penularan, yaitu melalui intravena (IV)
Kontak darah, misalnya saja pada saat terjadinya transfusi darah yang dilakukan dari orang yang terinfeksi virus HBV kepada orang-orang yang belum terinfeksi.
Dari seorang ibu pada anaknya, misalnya saja adalah wanita yang sedang hamil dapat menularkan virus ini pada janin di rahimnya.

Pemberian vaksin dapat mencegah penularam hepatitis B, tetapi belum ada pengobatan untuk mengobati penyakit ini. Jika seseorang telah terinfeksi, sebaiknya ia segera mengambil tindakan pencegahan tertentu yang dapat membantu mencegah penyebaran virus HBV kepada orang lain.

Salam Sehat, Sukses, dan Sejahtera untuk kita semua.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar